వూరేగే మేఘమాల విని పోవే నా మనసుగోల by #swami_sundara_chaitanyananda##post
in your whatsup status
-
DOWNLOAD LINK: CLICK HERE
1 hari yang lalu
Pintu Gerbang Kebenaran Demi Menemukan Kekayaan Rohani Veda Vedanta
Madhavendra Puri mendapatkan darshana Sri Gopaladeva, Tuhan sebagai Sang Anak Gembala
Tuhan Caitanya adalah yang dipertuan oleh semua Goudiya Vaishnava, yang merupakan cabang dari Brahma-Madhva Sampradaya. Tuhan Sri Caitanya menjelaskan seluruh filsafat Goudiya kepada enam Goswami dari Vrndavana. Srila Sanatana Goswami dikenal sebagai Sambandha Tattva Acharya (Acharya atau Guru Besar ilmu mengenai hubungan roh dengan Tuhan). Srila Rupa Goswami sebagai Abhideya Tattva Acharya (Acharya dalam tindakan yang dilakukan dalam hubungan antara roh dengan Tuhan) dan Srila Raghunatha dasa Goswami sebagai Prayojana Tattva Acharya (Acharya dalam pengetahuan tentang tujuan tertinggi). Para Goswami lainnya yaitu, Srila Gopala Bhatta Goswami, Srila Raghunatha Bhatta Goswami, dan Srila Jiva Goswami juga merupakan murid langsung dari Tuhan Caitanyadeva, mereka juga dikuasakan untuk mengajarkan berbagai pokok pengetahuan yang sangat luas, mulia dan mendalam dari garis perguruan ini. Parampara Goudiya khususnya dilanjutkan oleh Srila Rupa Goswami Prabhupada, sebagai Acharya kedua dan peletak dasar utama garis perguruan Goudiya. Oleh pengaruh beliau yang begitu besar, beliau dianggap teladan bagi para Acharya selanjutnya. Dan semua Acharya berikutnya disebut rupanuga (para pengikut Sri Rupa Goswami).
Srila Saccidananda Bhaktivinoda Thakura dikenal sebagai saptama Goswami (Goswami ke tujuh). Beliaulah yang pertama-tama memiliki gagasan untuk membanjiri seluruh dunia dengan karunia Mahaprabhu. Srila Jagannatha dasa Babaji adalah siksa guru utama dari Srila Bhaktivinoda. Maka Srila Bhaktivinoda Thakur adalah penerusnya sebagai Acharya ke sepuluh. Srila Gaura Kishora dasa Babaji adalah murid dari murid Srila Jagannatha dasa Babaji yang bernama Sri Bhagavata dasa Babaji. Beliau kemudian menganggap Srila Bhaktivinoda sebagai siksa-gurunya. Jadi beliau adalah Acharya yang ke sebelas.
Babaji Maharaja hanya memiliki satu orang murid. Beliau adalah cahaya Sri Vishnu Sendiri, Saktyavesha Avatara bernama Srila Bhaktisiddhanta Saraswati Goswami Maharaja Prabhupada. Srila Prabhupada Sarasvati Thakura mendirikan Sri Goudiya Math dengan enampuluh empat cabang di seluruh India.
Murid kesayangan beliau adalah Srila Abhaya Charanaravinda Bhaktivedanta Swami Srila Prabhupada pendiri dan Acharya International Society for Krishna Consciousness (ISKCON), yang telah menyebarkan amanat ajaran agung Goudiya dan nama suci Krishna ke seluruh dunia. Selain itu juga berkembang berbagai cabang Sri Goudiya Math di bawah pimpinan para Acharya yang menurun dari Srila Prabhupada Sarasvati Thakura. Setiap cabang Sri Goudiya Math dan ISKCON yang berasal dari Srila Sarasvati Thakur dan secara khusus merupakan kelanjutan dari Bhaktivinoda-dhara atau misi pengajaran dan penerus ajaran Srila Saccidananda Bhaktivinoda Thakura, adalah termasuk dalam Rupanuga-guru-varga. Di samping ini kita mengenal garis perguruan tradisional para Goswami yang berasal dari Advaita-dhara dan Nityananda-dhara, yang berasal dari keturunan maupun murid yang diinisiasi oleh Sri Advaita Acharya dan Sri Nityananda Prabhu. Mereka termasuk para Goudiya Vaishnava, namun tidak semua menerima Rupa-anugatya, sehingga kita tidak menggolongkan mereka sebagai Rupanuga-guru-varga. Garis Goudiya lainnya juga ada yang disebut Syamanandi Goudiya, berasal dari silsilah rohani Srila Syamananda Prabhu atau Duhkhi Krishnadasa, murid dari Srila Hridaya-caitanya Goswami. Beliau menerima Rupa-anugatya dan ajaran lebih lanjut (siksa) di bawah bimbingan Srila Jiva Goswamipada. Namun dari beliau kemudian berkembang garis perguruan yang disebut Syamanandi, dengan ciri khasnya tersendiri, berpengaruh besar di daerah Orissa. Sri Goudiya Vaishnava Sampradaya dengan berbagai cabangnya ini yang berlindung kepada Sriman Mahaprabhu Sri Caitanyadeva adalah merupakan cabang dari Sri Brahma-Madhva Sampradaya yang tidak terpisahkan. Ini merupakan garis Tattvavada yang sama.
Srimad Vyasaraja Tirtha, matahari ketiga dalam Sampradaya. Beliau adalah guru dari Sri Laksmipati Tirtha yang menghubungkan Goudiya Vaishnava dengan parampara Madhva
Srimad Madhvacharya Bhagavatapada memuja Udupi Krishna di Vedanta-pitha
Brahma Caturmukha, permulaan dari Sampradaya kita
Sri Brahma menerima Omkara, Gopala-mantra, Gayatri, dan Catusloki Bhagavata dari Parambrahma Bhagavan Sri Krishna. Dari sinilah kemudian muncul Veda, yang memancar dari keempat bibir padma Brahma, sehingga disebut juga Nigama atau Amnaya. Parambrahma sebagai Hamsha-paramatma kemudian bersemayam di hati Brahma. Lalu Parambrahma sebagai Sri Sri Laksmi Hayavadana mengungkapkan pengetahuan Agamasastram atau Tantrasastram ketika Madhu Kaitabha mencuri Veda dari Mana (pikiran) Brahma. Nigama dan Agama menjadi penuntun utama bagi pengikut garis perguruan Brahma.
Narada Munindra, Putra Brahma, Acharya selanjutnya dalam garis parampara
Bhagavan Vedavyasa, penyusun Veda-Vedanta dan semua sastra pelengkapnya.